Langitku dan Langitmu Sama Saudaraku. . .
| Langit palestina langit yang sama seperti yang kita tatap hari ini. |
Biru, itulah kata yang tersirat jika kita melihat langit. Awan-awan bergerak perlahan. Membawa sedikit sisa tawa dari hulu sana. Sorak sorai langkah-langkah anak kecil berlari kegirangan bermain layangan. Tawa dan canda yang riang anak-anak kecil itu mengingatkanku akan anak-anak di palestina, anak-anak yang kini tidak sedang mengembangkan senyumannya, tidak sedang menikmati masa kanak-kanaknya, masa dimana mimpi-mimpi sangat tinggi digantungkan, mengkhayal sesuatu yang indah dan berharap kelak dapat tercapai.
Palestina sedang dilanda duka yang berkepanjangan. Setiap harinya puluhan bahkan ratusan nyawa menjadi korban. Diantaranya adalah warga sipil bahkan anak-anak (Sumber : Antara). Negara mana lagi yang berbuat kejam di muka bumi ini kecuali negara zionis Laknatulloh (Israel dan AS). Bahkan Sekjen PBB Ban Ki-moon tak mampu berkata-kata melihat kehancuran yang terjadi di Jalur Gaza akibat agresi brutal negara yang paling dikutuk oleh Allah. Dan dengan lantangnya Israel kembali secara terang-terangan menolak kehadiran Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB dan Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) di negaranya (Sumber : BBC).
Palestina sedang dilanda duka yang berkepanjangan. Setiap harinya puluhan bahkan ratusan nyawa menjadi korban. Diantaranya adalah warga sipil bahkan anak-anak (Sumber : Antara). Negara mana lagi yang berbuat kejam di muka bumi ini kecuali negara zionis Laknatulloh (Israel dan AS). Bahkan Sekjen PBB Ban Ki-moon tak mampu berkata-kata melihat kehancuran yang terjadi di Jalur Gaza akibat agresi brutal negara yang paling dikutuk oleh Allah. Dan dengan lantangnya Israel kembali secara terang-terangan menolak kehadiran Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB dan Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) di negaranya (Sumber : BBC).
Pernah sekali ditayangkan dalam sebuah program tv amerika "Oprah Winfrey Show", seorang anak perempuan (entah dari keluarga artis atau bukan) menangis bahagia menerima kejutan bahwa ayahnya yang bertugas di palestina datang (pulang) dan bertemu dengannya kembali. Terlihat bahwa si anak sangat merindukan ayahnya. Begitulah sedikit gambaran betapa merindukannya seorang anak yang melihat ayahnya kembali setelah lama pergi. Namun apa bedanya dengan anak-anak palestina? Dimana letak perbedaan antara kerinduan anak-anak di amerika terhadap ayah-ayahnya dengan anak-anak palestina yang ayah-ayahnya bahkan telah dibantai dengan kejam oleh tentara-tentara penghuni neraka jahanam? Dimana pelukan hangat ibu dan ayahnya kini? Dimana keluarga yang mengajarkan mereka tentang kehidupan? Dimana rumah tempat untuk mereka mengadu? Dimana sekolah tempat mereka menuntut ilmu? Dimana masjid tempat mereka mengaji? Lantas kini apa perbedaannya?
Bisakah kalian menjawab dengan suara yang lantang? Apa perbedaan tangisan antara anak-anak di amerika dan di palestina?
Jika kalian melihat gambar-gambar dibawah ini maka kalian akan sependapat denganku.
Anak-anak di amerika jelas menangis melihat ayahnya pulang dengan selamat. Mereka menangis bahagia...
Jika kalian melihat gambar-gambar dibawah ini maka kalian akan sependapat denganku.
Anak-anak di amerika jelas menangis melihat ayahnya pulang dengan selamat. Mereka menangis bahagia...
Anak-anak di palestina mereka menangis menjerit-jerit ketika tentara kafir merenggut orang tuanya, menghancurkan rumahnya, membumi hanguskan sekolahnya, memusnahkan kampung-kampungnya, meratakan tempat mereka bermain, bahkan hingga mengarahkan senjata ke arah mereka.
| Apa anak amerika merasakan seperti ini |
| Apa tangis anak amerika sesedih ini |
| Apa teriakan dan tangisan ibu anak amerika seperti ini |
| Apakah saudara-saudara mereka bernasib seperti ini |
| Apa anak amerika bermain dengan nyawa mereka seperti ini |
| Apakah mereka pernah bermain "Superhero" sungguhan seperti ini |
Saudara-saudaraku tenanglah. Semuanya sudah Allah tetapkan seperti ini. Dalatm Al-quranul karim menyebutkan bahwasanya Bani Israil akan tetap memborbardir warga palestina. Mereka tidak akan berhenti. Mereka sebenarnya dalam ketakutan yang nyata. Seperti yang di sebutkan dalam hadits rasul diriwayatkan oleh Bukhori-Musli.
"Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi.
Mereka akan diperangi kaum Muslimin, sehingga orang-orang Yahudi
bersembunyi di balik batu dan pohon. Maka berkatalah batu dan pohon
tersebut: Wahai orang Islam, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi
bersembunyi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon
gharqad, karena pohon itu adalah pohon Yahudi”. (HR.Bukhori- Muslim).
Bahkan karena saling takutnya, dikabarkan bahwa setiap rumah di Israel di tanam pohon gharqad.
| Pohon gharqad |
| Lihatlah senyuman mereka |
ALLAHU AKBAR...
ryu_pooh :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar